فهرست منشورات
Al Qur’a dan Sekularisme
ناشر : مرکز بين المللی ترجمه و نشر المصطفی (ص)
مولف/مترجم : محمد حسن قدردان قرملکی/عمار فوزی هريادی
تعداد صفحات : 270
قطع : رقعی
نوع جلد : شوميز
تاریخ نشر : 1393/09/01
نوبت چاپ : 1
تعداد : 300
شابک : 9789641950332
شناسه ملی : 3649488
زبان کتاب : اندونزی
کد خرید کتاب : BP0568
قیمت (ریال) : 130000
مقدمه و فهرست مطالب : دانلود فايل
Sebagian cendekiawan Muslim, baik dari kalangan Arab maupun nonArab, kerap mengidentifikasi diri dengan budaya Sekularisme Barat hingga berusaha menyusupkannya ke dalam tubuh Islam. Mereka kemudian memperlakukan Islam tak ubahnya Kristen: agama personal yang tidak memiliki tata hukum sosial-politik dan keduniaan. Untuk melapisi asumsi ini dengan anasir agama, mereka mempergunakan ayat-ayat Al Qur'an. Dengan modus ini pula mereka mengargumentasikan kredibilitas paham itu dan membantah antitesis. Oleh karena itu, mengkritisi pandangan dan kerancuan intelektual pendukung Sekularisme dari sudut pandang Al Qur'an merupakan keputusan yang amat penting sehingga buku ini hadir. Buku ini memuat tujuh basis pemikiran Sekularisme, yaitu Saintisme, Rasionalisme, Hak Natural, Humanisme, Liberalisme, Relativisme, dan Pengalaman Religius (religious experience), yang masing-masing dilengkapi dengan analisis dan tinjauan kritis. Kemudian, mendeskripsikan berbagai model Sekularisme berikut sejumlah kritik terhadap masingmasing model tersebut. Juga akan dibahas dua interpretasi lain seputar hubungan agama dengan politik dan pemerintahan, interpretasi yang dianut kaum Akhbariyah dan Prudensialisme. Dilengkapi juga dengan tinjauan kritis terhadap gugusan argumentasi dan kerancuan intelektual kaum Sekuler. Dari segi subjek, karya ini barangkali dinilai sebagai pionir. Meskipun telah banyak artikel dan buku yang mengkritisi Sekularisme dalam beberapa kurun belakangan, sejauh ini belum ditemukan karya eksklusif yang meninjau kritis Sekularisme dari perspektif Al Qur'an. Keistimewaan lain adanya diidentifikasi berbagai model Sekularisme, klasifikasi argumen, dan kerancuan intelektual (syubhah) kaum Sekuler terhadap Al Qur'an yang diperoleh dari karya tulis dan media cetak, serta kritik objektif dan-tentu sejauh klaim penulis sendiri -ilmiah terhadapnya. "Ini adalah karya penting yang melihat sekularisme dalam perspektif al-Qur'an. Lebih dari itu, buku ini mengupas banyak aspek politik lain dalam Islam yang masih ramai diperdebatkan oleh para pemikir dan aktivis Islam." (Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, MPhil, Direktur SPS UIN Jakarta)

.